EdukasiLainnya

Essay: Peran Generasi Muda Sumatera Barat Melalui RULIBUKIT

Menurut Gulo (2012), kebudayaan dan manusia adalah satu kesatuan. Hal ini karena manusia adalah bagian dari masyarakat yang membentuk kebudayaan itu sendiri. Sementara itu, kebudayaan tidak dapat terbentuk tanpa ada manusia yang ingin melestarikannya. Kemudian, keberadaan  kebudayaan dan masyarakat akan membentuk identitas dari budaya itu sendiri. Indonesia sendiri kaya akan budaya, salah satu warisan budaya berupa adat istiadat, yaitu berasal dari Sumatera Barat. Dalam mempertahankan nilai-nilai budayanya di tengah perkembangan teknologi yang semakin maju, Sumatera Barat mengandalkan peran generasi muda. Salah satu upayanya, yaitu melalui RULIBUKIT.

Sumatera Barat Membutuhkan Peran Generasi Muda dalam Melestarikan Budaya

Sumatera Barat memiliki budaya yang tidak kalah indah dari budaya daerah lain. Sebagian besar penduduk menyebut daerahnya sebagai sebutan “Rahah Minangkabau”. Masyarakat Minang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan agama, sehingga sangat kuat pada pemahaman akhlak dan aqidah.

Saat ini, proses globalisasi telah berdampak pada pertumbuhan budaya Indonesia. Nilai-nilai pelestarian budaya yang semakin memudar merupakan akibat dari peningkatan arus informasi dan telekomunikasi. Adanya perkembangan 3T (Transportasi, Telekomunikasi, dan Teknologi), membuat minat untuk mempertahankan budaya telah berkurang. Hal ini tentu dapat mengancam nilai-nilai budaya yang ada, tak terkecuali budaya Sumatera Barat.

Berdasarkan laporan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), ada sekitar 25 juta orang di Indonesia yang menggunakan internet dan jumlah ini terus meningkat sekitar 25% setiap tahunnya. Salah satu faktor penyebab peningkatan ini adalah kemudahan mendapatkan, mengakses, dan mengelola informasi. Demikian, hal ini menimbulkan konflik antara nilai-nilai asli dan teknologi (Suneki, 2012). Untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kebudayaan yang mulai redup, maka peran generasi muda sangat dibutuhkan.

Dalam upaya menghidupkan kembali dan melestarikan nilai-nilai budaya Sumatera Barat, generasi muda berperan dalam menciptakan sebuah program edukasi. Melalui program tersebut, ada harapan agar tercipta rasa cinta dan kesadaran masyarakat terhadap budaya Minangkabau, khususnya di daerah Sumatera Barat.

(Baca Juga: Tradisi Jawa: Menggali Kekayaan Budaya Warisan Leluhur)

Konsep Website RULIBUKIT Sebagai Langkah Generasi Muda Mengambil Peran dalam Pelestarian Budaya

Pemanfaatan teknologi informasi dan internet adalah upaya yang dilakukan untuk melestarikan dan merawat budaya Minangkabau, yaitu dengan menciptakan website RULIBUKIT (Ruang Literasi Budayo Kito). Demikian, kehadiran website ini akan memberikan pemahaman kepada penggunanya seputar budaya Minangkabau melalui beberapa fitur menarik, yaitu:

  • Sejarah: Fitur ini adalah fondasi penting dalam memahami identitas budaya Minangkabau. Melalui narasi yang mendalam, gambar, dan artefak bersejarah, pengunjung dapat mengikuti jejak perjalanan budaya Minangkabau dari masa ke masa.
  • Budaya: Fitur ini mempersembahkan kekayaan budaya Minangkabau melalui berbagai aspek, seperti seni tari, musik, pakaian tradisional, seni rupa, dan kuliner.
  • Sastra: Fitur ini mengenalkan sastra Minangkabau kepada pengunjung, seperti puisi, cerita rakyat. Pengguna dapat membaca sampel karya atau mengakses e-book dalam format pdf untuk menjelajahi lebih lanjut.
  • Adat Istiadat: Fitur ini memberikan wawasan mendalam mengenai adat istiadat Minangkabau, yaitu mulai dari pernikahan hingga upacara adat. Dukungan visual, seperti gambar dan video akan memperjelas pelaksanaan adat istiadat.
  • Soal Tes: Fitur ini mendorong interaktivitas dan pemeriksaan pengetahuan pengunjung tentang budaya Minangkabau.

Peran Generasi Muda yang Bisa Dilakukan dalam Melestarikan Budaya Minangkabau melalui RULIBUKIT

Peran generasi muda dalam merawat budaya Minangkabau melalui program edukasi RULIBUKIT adalah langkah yang menginspirasi dan inovatif. Dalam era digital yang berkembang pesat, langkah ini memberikan wadah yang unik dan relevan untuk mengapresiasi, memahami, dan menjaga kekayaan budaya warisan luhur.

Selain itu, website ini juga memberikan ruang bagi pengunjung untuk melacak sejarah budaya Minangkabau, merasakan kebudayaan melalui berbagai aspeknya, meneroka sastra sebagai cermin nilai-nilai kultural, memahami adat istiadat yang mendalam, serta menguji pengetahuan dengan soal tes interaktif. Dengan setiap fitur ini, program edukasi tidak hanya menyajikan informasi, tetapi juga
memungkinkan generasi muda untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran.

Dalam hal ini, generasi muda dapat mengambil peran dengan turut aktif dalam mengelola website RULIBUKIT. Tidak hanya mengelola, generasi muda bisa melakukan cara lain, yaitu dengan mengedukasi tentang website RULIBUKIT. Beberapa hal yang bisa generasi muda lakukan untuk mengambil peran dalam upaya melestarikan budaya Minangkabau, yakni:

1. Generasi Muda Berperan Aktif dalam Mengedukasi Penggunaan Website RULIBUKIT Kepada Masyarakat

Tidak cukup hanya dengan memberikan akses kepada seluruh masyarakat dalam mengakses website RULIBUKIT. Namun, penting juga untuk memberikan edukasi secara menyeluruh kepada masyarakat luas Minangkabau tentang bagaimana cara mengakses website tersebut. Hal ini karena tidak semua orang memiliki pengetahuan tentang cara mengaksesnya. Di sinilah perlu peran generasi muda.

2. Generasi Muda Berperan Aktif dalam Mengelola Website RULIBUKIT

Sebagai generasi penerus, generasi muda tentu perlu mengambil peran dalam mengelola website RULIBUKIT. Hal ini karena generasi muda saat ini sangat melek akan perkembangan teknologi. Itu sebabnya akan lebih baik jika generasi muda turut aktif dalam mengelola RULIBUKIT. Selama mengelola website tersebut, generasi muda tidak hanya dapat belajar tentang kebudayaan Minangkabau, tetapi juga dapat mengasah hard skill.

3. Generasi Muda Berperan Aktif dalam Mengupdate Informasi yang Terdapat dalam Website RULIBUKIT

Kebudayaan memiliki sifat yang dinamis. Dengan kata lain, kebudayaan dapat berubah seiring dengan perubahan manusia itu sendiri. Oleh karena itu, generasi muda Minangkabau harus selalu up to date tentang perkembangan kebudayaan. Dengan demikian, generasi muda harus terus memperbarui informasi kebudayaan yang terdapat dalam website RULIBUKIT. Melalui RULIBUKIT, generasi muda mengambil peran untuk mengedukasi masyarakat tentang kebudayaan Minangkabau dan memberikan akses kepada seluruh masyarakat.

Simpulan

Perkembangan teknologi yang semakin maju menjadi salah satu faktor yang dapat menghilangkan nilai-nilai kebudayaan yang ada. Hal ini karena arus informasi dan telekomunikasi yang semakin meningkat menyebabkan penurunan terhadap minat masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai budaya. Oleh karena itu, Sumatera Barat, khususnya Minangkabau memanfaatkan peran generasi muda untuk mencegah nilai-nilai budaya semakin memudar.

Penciptaan website RULIBUKIT (Ruang Literasi Budayo Kito) adalah upaya yang generasi muda lakukan dalam melestarikan budaya Minangkabau. Melalui RULIBUKIT, generasi muda mengambil peran untuk mengedukasi masyarakat tentang kebudayaan Minangkabau dan memberikan akses kepada seluruh masyarakat. Adapun peran generasi muda Sumatera Barat dalam pelestarian budaya melalui RULIBUKIT, yakni dengan mengedukasi, mengelola, dan mengupdate informasi website RULIBUKIT.

 

Author: Dani Kurniawan | Editor: Nabilah Ghina Mawaddah Rifayanti

Baca Juga: Essay: Peran Pemuda Sebagai Agen Perubahan Bangsa

One thought on “Essay: Peran Generasi Muda Sumatera Barat Melalui RULIBUKIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *