EdukasiPsikologis

Afirmasi Positif Menjadi Jawaban untuk Atasi Rasa Cemasmu

Halo, Teens! Apa kamu sering mengalami cemas? Cemas berbicara di depan umum, takut berada di keramaian, takut melihat hasil ujian, hingga khawatir akan masa depan merupakan bentuk-bentuk dari kecemasan, loh! Untuk itu, kamu perlu kenali afirmasi positif untuk mengatasi kekhawatiran yang kamu rasakan.

Kecemasan itu apa sih?

Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan kata ‘cemas’. Yup! MenurutUnicef, cemas merupakan perasaan yang muncul ketika kita khawatir atau takut terhadap suatu hal. Namun, ingat kembali, kecemasan tidak sama dengan rasa takut Teens! Dilansir dari kamusAmerican Psychological Association,anxiety atau kecemasan dianggap sebagai respons yang berorientasi pada masa depan dan berjangka panjang yang secara luas berfokus pada ancaman yang menyebar, sedangkan rasa takut merupakan respons yang berorientasi pada masa kini, dan berjangka pendek terhadap ancaman yang dapat diidentifikasi dengan jelas dan spesifik.

Image by storyset on Freepik

 

Rasa takut merupakan respons kita terhadap sesuatu yang terjadi pada masa ini, misalnya nih, ketika sedang berjalan di luar kamu melihat ada anjing yang berlari mengarah ke arah kita. Lalu, kamu refleks lari atau bersembunyi karena takut sama anjing. Sedangkan, rasa cemas itu lebih ke respons kira terhadap sesuatu yang terjadi pada masa depan yang sebenarnya mungkin saja belum terjadi. Bisa karena hal yang berhubungan dengan akademik, sosial, bahkan hal-hal mengenai masa depan.

Perlu diingat bahwa cemas itu merupakan hal yang manusiawi, loh, Teens! Hampir semua manusia pernah merasakan cemas. Bahkan, rasa cemas tersebut bisa membantu kita dalam menghadapi kemungkinan buruk di depan. Misalnya nih, Teens takut mendapat nilai jelek kalau tidak belajar ujian. Ketakutan Teens itu membuat Teens jadi belajar dan mempersiapkan diri sebelum ujian.

Meskipun perasaan cemas sendiri merupakan hal yang wajar dialami manusia, tetapi jika sudah berlebihan tentu saja tidak baik Teens! Rasa cemas yang berlebihan dapat mempengaruhi kualitas hidup kita.

 

Memangnya, apa saja dampak negatif kecemasan berlebihan?

Banyak dampak negatif jika kecemasan tidak diatasi Teens! Di antaranya menganggu sistem pencernaan, menurunkan kualitas tidur, gangguan kesehatan jantung, hingga bisa menyebabkan penyakit kronis lainnya.

Namun, tenang, Teens! Terdapat beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk menurunkan kecemasan.

 

Menurunkan Kecemasan

Berikut ini merupakan berbagai upaya untuk menurunkan kecemasan, di antaranya mencari dukungan, melakukan relaksasi, membuat prioritas, berolahraga, menulis jurnal, ataupun melakukan hal yang kamu sukai lainnya. Selain itu, kamu juga bisa melakukan afirmasi positif untuk menurunkan kecemasan kamu!

 

Afirmasi Positif? Apa itu?

Melansir KBBI Daring, afirmasi didefinisikan sebagai 1) penetapan yang positif; penegasan; peneguhan dan 2) pernyataan atau pengakuan yang sungguh-sungguh (di bawah ancaman hukum) oleh orang yang menolak melakukan sumpah. Sehingga, afirmasi positif dapat diartikan sebagai penegasan positif.

Afirmasi positif sendiri merupakan bagian dari afirmasi diri. Afirmasi Diri merupakan salah satu media refleksi mengenai nilai-nilai penting yang ada pada diri kita sehingga kita mendapat dorongan positif secara psikologis untuk mengurangi perilaku defensif, stres, dan dapat membuat peningkatan pada kompetensi diri (Dutcher et. al, 2020). Dengan kata lain, afirmasi positif merupakan ungkapan bersifat positif yang kita ucapkan ke diri kita untuk mengurangi bahkan menghentikan pikiran negatif, Teens!

Image by Freepik

 

Cara Melakukannya Bagaimana?

Terdapat beberapa cara untuk melakukan afirmasi positif. Tenang, Teens! cara melakukannya mudah kok, intinya, kamu hanya perlu menanamkan prinsip diri atau hal yang kamu yakini kamu miliki dalam diri kamu. Misalnya, kamu merupakan orang yang ramah, jujur, rajin, atau lain sebagainya. Kemudian, kamu mengingat itu dan mengulanginya dalam diri kamu. Ingat untuk fokus dan menghayati prinsip diri atau hal yang kamu yakini kamu miliki dan pegang teguh. Selain itu, kamu juga bisa mengucapkan hal-hal positif lainnya. Misalnya, “Aku bisa mengerjakan tugas ini”, “Semua akan baik-baik saja”, “Aku pernah melalui hal ini, dan bisa melewatinya”, serta hal-hal lainnya. Lakukan pengulangan hingga kamu merasa lebih baik, ya Teens!

Cara lainnya, kamu dapat memikirkan terlebih dahulu pemikiran negatif atau hal-hal yang membuat kamu merasa cemas. Kemudian, kamu dapat menulis pemikiran kamu tersebut di selembar kertas. Setelah selesai menuangkan pemikiran negatif atau hal yang membuat kamu cemas, kemudian buat paragraf yang berawalan “Akan tetapi,”. Lalu, lanjut kata tersebut dengan afirmasi positif ataupun ungkapan-ungkapan positif, yang bisa berisikan prinsip diri kamu, ataupun kata-kata positif lainnya.

Image by stephanie2212 on Freepik

 

Contoh Penerapan Afirmasi Positif untuk Atasi Kecemasan

“Sekarang aku kelas 12, sebentar lagi aku lulus SMA. Aku takut dunia perkuliahan gimana. Aku udah tahu jurusan kuliah yang aku inginkan, tetapi aku takut nggak sanggup kuliah di jurusan itu soalnya katanya mahasiswanya pada ambis.Akan tetapi, banyak orang yang bilang kalau aku itu termasuk anak yang rajin. Iya, aku rajin! Aku pasti bisa! Aku cukup mengulang pelajaran. Sekarang aku fokus dulu untuk ujian akhir semester sambil mempersiapkan diri untuk seleksi masuk perguruan tinggi. Aku pasti bisa! Semua akan baik-baik saja.”

Oiya, sebagai pengingat kembali, cara ini hanya untuk mengurangi ataupun upaya pencegahan saja, ya, Teens! jika kamu merasa kecemasan, ketakutan, atau kekhawatiran yang kamu rasakan membuat kamu tertekan dan membuatmu sulit mengendalikan, bahkan hingga mengganggu kehidupan sehari-hari, maka jangan ragu untuk mencari bantuan ke tenaga profesional, ya, Teens!

Salam Hangat!

Baca juga: Membangun Budaya Literasi Remaja dengan 3 Strategi Penting

 

Writer: Viola E.A.B  | Editor: Tiara Rahmayanti

3 komentar pada “Afirmasi Positif Menjadi Jawaban untuk Atasi Rasa Cemasmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *